Kehidupan Yang Penuh Kerja Sama
Dalam sebuah hutan hiduplah seekor kancil. Kancil itu tinggal di sebuah gua yang gelap. Pada hari itu kancil sedang sendirian si dalam gua. Dia bingung karena bosan berada di dalam gua. Dan akhirnya kancil pun keluar dari gua, dan pergi jalan-jalan.
Kancil jalan-jalan di hutan sendirian. Di tengah perjalanannya sang kancil mendengar suara minta tolong "tolong, tolong!!!"sang kancil pun menghampiri suara itu. Ternyata suara itu adalah semut yang sedang tenggelam di sungai. Sang kancil pun menolong dengan cara menghanyutkan daun agar semut berada di atasnya. Akhirnya semut pun selamat " terimakasih banyak kancil " kata semut, " sama-sama semut " kancil menyaut.
Akhirnya kancil dan semut pergi bersama. Sesampainya di rumah semut, semut memperkenalkan kancil ke para teman-temannya. Setelah itu pergi ke gua kancil. Di perjalanan kancil dan semut melihat hang Dani dan Dang Tuti si pemburu. Kancil dan semut segera cepat-cepat ke gua. Setelah sampai mereka beristirahat sejenak. Setelah tidak lelah, mereka pergi menghampiri sang raja hutan untuk waspada.
Keesokan harinya Sri Dina datang untuk memberantas pemburu. Setelah itu sang raja hutan mengumumkan kepada seluruh umat yang ada di hutan bahwa harus tetap berjaga-jaga. "Wahai para umatku kita harus tetap berjaga-jaga dan berdoa kepada yang maha kuasa " kata raja hutan " dan beritahukanlah kepada kaum yang lain " saut raja hutan. Si semut pun pergi untuk memberitahukan hal ini kepada yang lainnya.
Hari berganti hari, ternyata pemburu itu tidak lagi datang. Semua bersorak gembira. Untuk merayakan itu diadakan pesta. Dan akhirnya kehidupan di dalam hutan damai, semut dan kancil pun menjadi sahabat.
Kancil jalan-jalan di hutan sendirian. Di tengah perjalanannya sang kancil mendengar suara minta tolong "tolong, tolong!!!"sang kancil pun menghampiri suara itu. Ternyata suara itu adalah semut yang sedang tenggelam di sungai. Sang kancil pun menolong dengan cara menghanyutkan daun agar semut berada di atasnya. Akhirnya semut pun selamat " terimakasih banyak kancil " kata semut, " sama-sama semut " kancil menyaut.
Akhirnya kancil dan semut pergi bersama. Sesampainya di rumah semut, semut memperkenalkan kancil ke para teman-temannya. Setelah itu pergi ke gua kancil. Di perjalanan kancil dan semut melihat hang Dani dan Dang Tuti si pemburu. Kancil dan semut segera cepat-cepat ke gua. Setelah sampai mereka beristirahat sejenak. Setelah tidak lelah, mereka pergi menghampiri sang raja hutan untuk waspada.
Keesokan harinya Sri Dina datang untuk memberantas pemburu. Setelah itu sang raja hutan mengumumkan kepada seluruh umat yang ada di hutan bahwa harus tetap berjaga-jaga. "Wahai para umatku kita harus tetap berjaga-jaga dan berdoa kepada yang maha kuasa " kata raja hutan " dan beritahukanlah kepada kaum yang lain " saut raja hutan. Si semut pun pergi untuk memberitahukan hal ini kepada yang lainnya.
Hari berganti hari, ternyata pemburu itu tidak lagi datang. Semua bersorak gembira. Untuk merayakan itu diadakan pesta. Dan akhirnya kehidupan di dalam hutan damai, semut dan kancil pun menjadi sahabat.
Ceritanya menarik👍
BalasHapusBagus
BalasHapusCeritananya menarik
BalasHapusCeritanya unik
BalasHapusMenarik
BalasHapusMenarik ceritanya
BalasHapusMenarik
BalasHapusMenarik
BalasHapusBaguss
BalasHapusGood (kalilameldiana.blogspot.com)
BalasHapusWihh baguss. (alifiasyifadjajadi.blogspot.com)
BalasHapusmantap!!
BalasHapusmantapp!
BalasHapusBagus banget
BalasHapusmantap kali kau
BalasHapusMantap
BalasHapusPaten kali (Rizki Andhika N.)(25)
BalasHapus